Balai Besar K3 Jakarta menyelenggarakan Seminar Day 1 secara hybrid (luring dan daring) dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional. Kegiatan ini mengangkat tema besar “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif". Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 200 peserta secara langsung serta lebih dari 1.500 peserta secara online, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penguatan budaya K3 di Indonesia.
Pada hari pertama, seminar membahas topik “Chemical Hazard at Workplace: Bahaya Senyap yang Perlu Dikendalikan.” Materi ini menyoroti pentingnya pengelolaan dan pengendalian bahaya bahan kimia di tempat kerja yang kerap tidak terlihat namun berpotensi menimbulkan dampak serius bagi kesehatan pekerja.
Seminar menghadirkan narasumber internasional, Mr. Wilson Rodriguez, BSc. MIB. yang memaparkan strategi pengendalian chemical hazard secara sistematis serta pentingnya membangun sistem manajemen K3 yang kuat dan berkelanjutan. Narasumber kedua, Muhammad Fertiaz, turut membahas identifikasi potensi bahaya bahan kimia di lingkungan kerja serta langkah-langkah mitigasi risiko yang dapat diterapkan di berbagai sektor industri.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dr. Agus Triyono, S.Si., M.Kes selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan profesionalisme dan kolaborasi dalam pengelolaan K3 nasional.
Acara dipandu oleh moderator dr. Rifchma Priyadarsani, Subkoordinator Pemberdayaan dan Promosi Pengujian K3, yang memfasilitasi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta.
Melalui penyelenggaraan Seminar Day 1 ini, Balai Besar K3 Jakarta menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem K3 nasional yang profesional, andal, dan kolaboratif, demi terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat di Indonesia.